About Sarana Abadi

This author has not yet filled in any details.
So far Sarana Abadi has created 120 blog entries.

Outage Cloud Global 10/2025: Peta Pelajaran untuk Desain Pusat Data Lokal yang Tangguh

By |2025-11-08T13:30:58+07:00December 5th, 2025|Categories: Construction Technology & Innovation, Engineering & Design, Quality & Standards|Tags: , , , , |

Gelombang pemadaman layanan digital pada 20 Oktober 2025 memicu diskusi serius tentang single point of failure. Laporan live TechRadar merangkum dampak luas—dari aplikasi konsumen hingga core banking—serta menyoroti rentannya dependensi lintas‑region yang semu; rujukan live dapat dibaca di liputan terkini TechRadar tentang outage global AWS Oktober 2025. Untuk pasar domestik, momen ini adalah wake‑up call

TKDN 2025 Tanpa Kompromi Kualitas: Orkestrasi Rantai Pasok yang Cerdas

By |2025-11-08T13:15:00+07:00December 3rd, 2025|Categories: Construction Technology & Innovation, Corporate & Partnership, Quality & Standards|Tags: , , , , |

Kebijakan pengadaan terbaru mewajibkan prioritas produk dalam negeri, termasuk ketentuan minimum 25% TKDN pada proyek publik ketika ambang kombinasi TKDN+BMP 40% tidak terpenuhi—sebagaimana dilaporkan media nasional sektor energi di Petromindo. Aturan ini menggeser cara perusahaan menyusun strategi pasok, dari sekadar memenuhi ambang ke penguatan ekosistem pemasok lokal, kendali mutu, dan efisiensi biaya. Di sinilah urgensi

GR 28/2025 dan Lead Time Konstruksi: Menentukan Ulang Jalur Izin Proyek

By |2025-11-08T13:01:27+07:00December 1st, 2025|Categories: Corporate & Partnership, Industrial Projects & Case Studies, Quality & Standards|Tags: , , , , |

Kabar reformasi perizinan bisnis bergerak cepat. Pembaruan regulasi yang menata ulang risk‑based licensing tercermin pada ulasan praktisi hukum di salah satu portal firma hukum seperti pembaruan regulasi GR 28/2025. Untuk tim proyek, ini bukan sekadar perubahan administratif; pola kerja lintas fungsi—engineering, pengadaan, hingga compliance—ikut terdampak. Bila orientasi Anda adalah mempercepat mobilisasi, penting memahami gate izin

RUPTL 2025–2034: Portofolio Prioritas dan Dampaknya ke Rantai Konstruksi

By |2025-11-08T12:54:23+07:00November 29th, 2025|Categories: Construction Technology & Innovation, Engineering & Design, Industrial Projects & Case Studies|Tags: , , , , |

Gelombang investasi ketenagalistrikan akan ditentukan oleh arah PLN pada horizon 2025–2034. Pembaruan bauran, target EBT, dan rencana jaringan tegangan tinggi membentuk backlog rekayasa–konstruksi dari hulu ke hilir. Rujukan publik tersedia pada dokumen RUPTL resmi di situs Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan. Artikel ini memetakan prioritas pembangkit–transmisi yang paling berdampak pada EPC, supply chain material, dan kesiapan eksekusi,

Peta Nyata CCS/CCUS Indonesia 5 Tahun ke Depan: Dari Janji ke Eksekusi

By |2025-11-08T12:49:22+07:00November 27th, 2025|Categories: Construction Technology & Innovation, Engineering & Design, Quality & Standards|Tags: , , , , |

Transisi energi membuka koridor proyek penangkapan dan penyimpanan/pendayagunaan karbon (CCS/CCUS) yang menuntut disiplin teknis dan bisnis. Pemerintah dan pelaku migas‑petrokimia mulai memetakan hub, storage site, serta skema offtake. Laporan promosi investasi CCS/CCUS Indonesia di ADIPEC 2025—dimuat pada media bisnis regional seperti EcoBiz Asia—menunjukkan sinyal pasar yang kian kuat. Pertanyaannya: bagaimana pabrik proses menyiapkan diri agar

Cofiring Amonia di Pembangkit: Bukti, Pelajaran, dan Jalan Indonesia

By |2025-11-08T12:45:10+07:00November 25th, 2025|Categories: Construction Technology & Innovation, Engineering & Design, Industrial Projects & Case Studies|Tags: , , , , |

Lajur transisi energi makin berlapis: dari co‑firing biomassa ke amonia sebagai pembawa hidrogen. Sejumlah utilitas Asia merilis hasil uji coba teknis, emisi, dan keekonomian—sebagian tercermin dalam laporan Reuters tentang uji co‑firing amonia di Asia. Di tengah dinamika harga amonia (grey/blue/green) dan kekhawatiran NH₃ slip, Indonesia perlu membaca sinyal pasar sekaligus bukti pabrik. Itulah konteks yang

Pabrik & Jaringan SPKLU: Strategi Ekspansi yang Menggerakkan Industri

By |2025-11-08T12:37:43+07:00November 23rd, 2025|Categories: Construction Technology & Innovation, Corporate & Partnership, Engineering & Design|Tags: , , , , |

Transisi e‑mobility di Indonesia melaju kencang. Rencana ekspansi ekosistem pengisian—termasuk kabar bahwa salah satu produsen berencana memasang hingga puluhan ribu titik pengisian—muncul dalam laporan media internasional seperti Reuters tentang rencana pemasangan stasiun pengisian EV di Indonesia. Sinyal ini menuntut kesiapan industri hulu‑hilir: dari pabrik komponen, jaringan listrik, hingga standar keselamatan proyek. Di persimpangan kebutuhan investasi,

PLTS Terapung Saguling Mulai Dibangun: Jadwal, Kapasitas, dan Integrasi Jabar

By |2025-11-08T12:21:17+07:00November 21st, 2025|Categories: Construction Technology & Innovation, Engineering & Design, Fabrication & Construction|Tags: , , , , |

Pembangunan pembangkit surya terapung di Saguling resmi dimulai—dilaporkan oleh media internasional seperti Reuters yang menulis peresmian proyek 92 MWp tersebut. Dengan target operasi komersial, sinergi jaringan, serta kesiapan rantai pasok, pertanyaannya bukan lagi “apakah mungkin?”, melainkan “bagaimana memastikan grid-ready dan bankable dari hari pertama?”. Itulah konteks yang membuat topik ini relevan bagi pemilik aset, offtaker,

Status Pusat Data Nasional & Kampus Data Bekasi–Karawang: Daya, Redundansi, dan Jalan Menuju Keandalan

By |2025-11-08T11:37:36+07:00November 19th, 2025|Categories: Construction Technology & Innovation, Engineering & Design, Quality & Standards|Tags: , , , , |

Kabar tentang kesiapan operator lokal mengakselerasi pusat data hyperscale kembali mencuri perhatian, termasuk rencana pengoperasian fasilitas besar yang disampaikan dalam pemberitaan CNBC Indonesia. Lonjakan minat membentuk kampus data di koridor Bekasi–Karawang menuntut kejelasan pasokan listrik, keandalan grid, serta redundansi pendingin. Di tengah persaingan cloud regional dan kebijakan data sovereignty, investor dan pemilik proyek perlu peta

Drainase Kawasan Industri yang Tangguh: Belajar dari Banjir Karawang 2025

By |2025-11-08T11:33:19+07:00November 17th, 2025|Categories: Engineering & Design, Industrial Projects & Case Studies, Safety, Health & Environment (SHE)|Tags: , , , , |

Hujan ekstrem yang memicu genangan luas di Karawang mengulang alarm lama: infrastruktur drainase kawasan industri belum sepenuhnya adaptif terhadap pola cuaca yang makin volatil. Menurut laporan situasional AHA Centre yang merangkum kronologi dan dampak kejadian, pembaruan data hidrologi hingga koordinasi lintas kawasan menjadi kebutuhan mendesak—lihat ringkasannya di portal AHA Centre. Artikel ini mengurai pelajaran teknis

Go to Top